Home » » Perpustakaan Digital sebagai Upaya Pelestarian Khazanah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah

Perpustakaan Digital sebagai Upaya Pelestarian Khazanah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah


Eko Kurniawan

maskurniawaneko@gmail.com

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta



ABSTRAK: Perpustakaan digital merupakan sebuah perpustakaan online yang memberikan akses informasi kepada pemustaka dalam bentuk digital. Dengan adanya perpustakaan ini, maka pemustaka dapat dengan cepat dan mudah dalam mencari sebuah informasi yang dibutuhkan.
Majelis Tarjih PP Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi otonom yang dimiliki oleh Muhammadiyah, sehingga banyak sekali arsip, dokumen – dokumen, maupun karya – karya tokoh yang disimpan. Agar kahazanah tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat  dengan baik, maka pada bulan Juni 2017 Majelis Tarjih PP Muhammadiyah merilis perpustakaan digital yang dapat digunakan untuk menyimpan dan menyebarluaskan khazanah – khazanah yang dimiliki.
Penelitain ini mengunakan metode deskriptif kualitatif, di dalamnya dijelaskan secara detail proses perancangan perpustakaan digital Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah. Sehingga dihasilkan sebuah aplikasi Perpustakaan digital yang sesuai dengan kebutuhan Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan organisasi – organisasi lain membuat sistem yang serupa, sehingga dokumen – dokumen masa lalu bisa disebarluaskan kepada generasi saat ini, agar mereka mampu meneladani dan meneruskan perjuangan – penerjuanagan pendahulunya.

Kata Kunci: Perpustakaan digital, sistem informasi perpustakaan, Majelis Tarjih PP Muhammadiyah.


PENDAHULUAN


Di era modern seperti saat ini, teknologi informasi sudah berkembang pesat, sehingga seseorang dapat dengan mudah dalam mengakses suatu informasi. Perkembangan teknologi informasi tersebut juga mengharuskan perpustakaan untuk berbenah, dan mengikuti perkembangan zaman.
Dalam perkembangannya, saat ini telah muncul perpustakaan digital yang mampu untuk menyimpan, mengelol, dan menyebarluaskan  suatu informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka. Dengan adanya perpustakaan digital tersebut, maka setiap orang dengan mudah dapat mengakses informasi yang ia cari tanpa adanya batasan ruang dan waktu. 
Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi dibawah Muhammadiyah yang bertujuan dalam pembaharuan, baik pembaharuan dibidang keagamaan, kependidikan, dan kemasyarakatan.  Pembaharuan disini terdiri dari dua macam, yaitu:
a.      pembaharuan dalam arti mengembalikan kepada keasliannya/kemurniannya, ialah bila tajdid itu sasarannya mengenai soal-soal prinsip perjuangan yang sifatnya tetap/tidak berubah-ubah.
b.      Pembaharuan dalam arti modernisasi, ialah bila tajdid itu sasarannya mengenai masalah seperti: metode, sistem, teknik, strategi, taktik perjuangan, dan lain-lain yang sebangsa itu, yang sifatnya berubah-ubah, disesuaikan dengan situasi dan kondisi/ruang dan waktu[1].
Sebagai organisasi yang berdiri sejak tahun 1927, tentunya  banyak arsip, dokumen, maupun tulisan – tulisan yang dihasilkan oleh tokoh – tokoh Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah, untuk itu pada tanggal 27 Juni 2017 Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah secara resmi merilis Perpustakaan Digital yang digunakan untuk menyimpan hal-hal tersebut.
Dikembangkannya perpustakaan digital bertujuan agar seluruh masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah mengetahui sejarah dan perjuangan dalam menghidup-hidupkan organisasi tersebut, sehingga generasi yang akan datang mampu untuk meneruskan perjuangan – perjuangan yang sudah dilakukan oleh generasi sebelumnya.
Dalam tulisan ini akan dijelaskan secara detail terkait proses pengembangan Perpustakaan Digital Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah. Sehingga  diharapkan organisasi – organisasi lain juga dapat membangun perpustakaan digital yang sama, agar dokumen – dokumen masa lalu masih bisa dinikmati oleh generasi – generasi yang akan datang.



               METODE PENELITIAN

Bagian metode penelitian berisi (a) pendekatan dan desain penelitian, (b) sumber data/subjek penelitian/populasi/sampel, (c) instrumen penelitian, (d) teknik pengumpulan data, (e) wujud data, (f) teknik analisis (harus rinci). Sajian bagian metode cukup dalam paragraf-paragraf, tanpa subheading. Pada metode tidak wajib ada rujukan. Rujukan diperlukan bila ada penjelasan atau metode yang belum populer. Uraian dalam bagian metode harus khas atau sesuai dengan penelitian masing-masing, bukan teori metode. Panjang bagian metode penelitian sekitar 10% dari keseluruhan jumlah halaman artikel. Diketik spasi tunggal, Times New Roman dengan ukuran font 12.

HASIL PENELITIAN

Proses pengembangan aplikasi Perpustakaan Digital diawali dari keprihatinan beberapa tokoh Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah, karena banyak arsip, dokumen, maupun karya – karya tokoh yang secara fisik tersebar diberbagai lokasi, selain itu banyaknya bahan pustaka yang hampir rusak, sehingga pada bulan April 2017 diputuskan untuk membangun dan mengembangkan Perpustakaan Digital, sehingga mampu untuk menyimpan dan menyebarluaskan karya – karya tersebut.
Pengembangan perpustakaan digital diawali dari kegiatan digitalisasi beberapa naskah yang tersebar diberbagai tempat, sehingga dari kegiatan tersebut telah dihasilkan beberapa dokumen digital yang siap diupload. Setelah proses tersebut dilakukan, kemudian Tim Pengembang melakukan rapat internal membahas terkait kebutuhan sistem. Disitu dibahas menu – menu ataupun konten apa saja yang nantinya ada pada sistem. Kemudian disepakati bahwa sistem yang akan dibangun harus memiliki menu – menu sebagai berikut :
1.      Boeah Congress
2.      Tanfidz Muktamar
3.      Almanak
4.      Hasil Hisab
5.      Putusan Majelis Tarjih
6.      Pedoman Muktamar Khususi Tarjih
7.      Qaedah Majelis Tarjih
8.      Karya Tulis Tokoh Muhammadiyah
9.      Media Muhammadiyah
10.   SK Majelis Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah

Setelah menu – menu ditentukan, kemudian dibahas terkait koleksi yang akan diunggah. Ada sebagian yang mengusulkan bahwa koleksi yang diunggah harus diprivat, sehingga jika ada orang yang ingin membaca koleksi tersebut harung menghubungi admin sistem, dengan begitu Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah akan mengetahui keterpakain koleksi yang akan diunggah. Sedangkan yang lain berpendapat bahwa koleksi yang akan dupload dipublish secara open acces saja, siapa saja boleh membaca dan mendownload. Dengan alas an kembali ke tujuan semula, yaitu agar semua orang mengetahui perjuangan – perjuangan Tokoh Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah. Sehingga mereka mampu meneladani dan meneruskan perjuangan tersebut. Terkait dengan indikator keterpakaian koleksi,, maka ada yang mengusulkan menggunakan histat counter, selain itu pada masing-masing judul koleksi dikasih keterangan jumlah pembaca atau pendownload, sehingga secara otomatis admin akan mengetahui tingkat keterpakain koleksi yang ada pada sistem yang akan digunakan. Setelah melakukan diskusi, akhirnya disepakati bahwa koleksi yang akan diunggah disetting open acces, sehingga bagi siapapun boleh membaca dan mendownloadnya.
Langkah berikutnya adalah membahas konsep aplikasi yang akan dikembangkan. Dalam rapat tersebut, ada beberapa platform yang diusulkan, yaitu platform blogger, SLiMS, Thesis UMY, dan terakhir dengan cara coding dari awal. Dikarenakan keterbatasan dana dan waktu, akhirnya diputuskan untuk memilih aplikasi Thesis UMY buatan Biro Sistem Informasi UMY. Aplikasi tersebut awalnya merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk menyimpan karya sivitas akademika UMY, sehingga ketika memakai aplikasi tersebut, tahap berikutnya harus menyesuaikan menu – menu yang ada menjadi menu – menu sesuai dengan yang diputuskan sebelumnya.
Setelah menu – menu disesuaikan, tahap berikutnya adalah mengonlinekan sistem tersebut pada hosting. Kemudian masuk tahap uji coba. Pada tahapan tersebut ternyata terdapat bug, yaitu ketika proses pencarian koleksi terjadi error, sehingga perlu diperbaiki letak errornya. Setelah diperbaiki, tahap berikutnya adalah tahap input data, yaitu menginput arsip, dokumen, maupun karya – karya toko  Majelis Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah ke dalam sistem tersbeut.  
Setelah tahapan di atas selesai, maka pada tanggal 27 Juni 2017 aplikasi dilounhing oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah di Islamic Centre Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.  


PEMBAHASAN

Kesesuaiannya dengan tujuan pembahasan antara lain (a) menjawab masalah penelitian/bagaimana tujuan penelitian itu dicapai, (b) menafsirkan temuan-temuan, (c) mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang telah mapan,

(d)  menyusun teori baru atau menolak/memodifikasi teori yang sudah ada. Pada bagian pembahasan, banyak merujuk jurnal, laporan hasil penelitian, buku yang menyebar pada setiap aspek atau subaspek pembahasan. Isi pembahasan menghindari pengulangan uraian hasil, tanpa rujukan dengan sedikit komentar. Panjang bagian pembahasan sekurang-kurangnya 35% dari keseluruhan halaman/isi artikel. Diketik spasi tunggal, Times New Roman dengan ukuran font 12.

PENUTUP
Bagian ini berisi simpulan dan saran.

Simpulan

Isi simpulan bukan berupa rangkuman, akan tetapi berupa pernyataan-pernyataan padat yang memuat inferensi berdasarkan hasil dan pembahasan. Bagian ini menjadi subheading yang dinyatakan dalam paragraf simpulan. Diketik spasi tunggal, Times New Roman dengan ukuran font 12.

Saran

Isi saran sejalan dengan simpulan bukan saran yang bersifat umum. Saran dinyatakan dalam kalimat saran ditujukan kepada siapa, dalam bentuk apa, agar



bagaiamana. Diketik spasi tunggal, Times New Roman dengan ukuran font 12.


DAFTAR PUSTAKA

Sumber yang dikutip harus ada dalam daftar rujukan, dan sumber yang ada dalam daftar rujukan harus benar-benar dikutip. Kemutakhiran pencantuman rujukan (10 tahun terakhir). Minimal memuat 1 rujukan dari jurnal nasional dan 1 rujukan dari jurnal internasional terkini. Diketik spasi tunggal, Times New Roman dengan ukuran font 12.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia (Pedekatan Proses). Jakarta: PT Rineka Cipta (Buku)

Suyitno, Imam. 2017. Reconstruction of Basic Knowledge on Learning BIPA for Developing Professionalism of BIPA Teachers, dalam IJRDO-Journal of Educational Research, Volume-2, Issue-2, February,2017, Paper-17(Artikel dalam jurnal)



[1] http://bit.ly/2ht8TnL, diakses pada tanggal 4 Agustus 2017, pukul 13.29 WIB.



*Dipresentasikan pada CFP UM Malang

0 komentar :

Posting Komentar

< -->