Home » » Peran Teras Baca Guyub Rukun dalam Memberdayakan Masyakat Dusun Jambon

Peran Teras Baca Guyub Rukun dalam Memberdayakan Masyakat Dusun Jambon



Eko Kurniawan1, Risha Setyowati2, Muh. Nur Dear Gandarizki3
1Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
2STIKES Husada Jombang
3Universitas Muhammadiyah Yogyakarta


ABSTRACT
Nowdays, there are many types of libraries that are developing, one of which is the community library or commonly called the Taman Baca Masyarakat (TBM). TBM is a library located around the community aims to increase reading interest to the surrounding community. TBM located in Jambon RT 29 Argosari Sedayu village Bantul, DIY is named with Teras Baca Guyub Rukun. TBM was established since 2015 until now have programs that are able to empower the surrounding community. This article was prepared using qualitative descriptive method, in order to be explained in detail about how the role of TBM Teras Baca Guyub Rukun in empowering the community of Jambon. The purpose of this article is to inspire other libraries from the activities which is conducted by TBM Teras Baca Guyub Rukun, thereby the community can develop economically and educationally. The conclusion of this article is that the people of Jambon village get many advantages from the presence of TBM. Starting from the children began to read, the number of plants grown by children and teenagers, the youth who began to increase their creativity in growing entrepreneurial spirit, the mother of PKK and girls who began to cook, teenagers who have dared to appear in public, and the number of teenage activities as inspired by TBM by conducted garbage bank.
Keywords: Community Library, Community Reading Park, Community Empowerment.

INTISARI
Sejauh ini ada banyak jenis – jenis perpustakaan yang berkembang, salah satunya yaitu perpustakaan komunitas atau biasa disebut dengan Taman Baca Masyarakat (TBM). TBM merupakan sebuah perpustakaan yang berada di tengah – tengah masyarakat bertujuan untuk meningkatkan minat baca terhadap masyakat sekitar. TBM yang berlokasi di dusun Jambon RT 29 Desa Argosari Sedayu Bantul, DIY ini diberinama dengan  Teras Baca Guyub Rukun. TBM tersebut didirikan sejak tahun 2015 sehingga sampai dengan saat ini telah mempunyai program – program yang mampu memberdayakan masyakat disekitarnya.
Dalam peynusunannya, artikel ini disusun menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga di dalamnya akan dijelaskan secara detail terkait bagaimana peran TBM Teras Baca Guyub Rukun dalam memberdayakan masyarakat yang ada di dusun Jambon. Tujuan dibuatnya artikel ini agar banyak perpustakaan lain yang terinspirasi dari kegiatan  - kegiatan yang dilakukan oleh TBM Teras Baca Guyup Rukun, sehingga tubuhlah suatu masyakat yang matang akan pendidikan dan ekonominya.
Kesimpulan dari artikel ini adalah masyakat dusun Jambon mendapatkan banyak manfat dengan hadirnya TBM tersebut. Dimulai dari anak -  anak yang membiasakan rajin menabung, anak – anak mulai gemar membaca, bayaknya tumbuh-tumbuhan yang ditanam oleh anak – anak dan remaja, para pemuda yang mulai meningkatkan kreatifitasnya dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur, para ibu- ibu PKK dan remaja putri yang mulai gemar memasak, para remaja yang sudah berani tampil di depan umum, serta banyaknya kegiatan remaja yang berlangsung dilakukan dengan hadirnya bank sampag yang diinsiasi oleh TBM tersebut.
Kata kunci : Perpustakaan Komunitas, Taman Baca Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat.


LATAR BELAKANG
Membaca merupakan kegiatan pengembangan kreatifitas melalui tulisan dalam sebuah dokumen. Perkembangan membaca di Yogyakarta saat ini tergolong perlahan tapi pasti. Hal ini dapat dilihat dari bermunculannya tempat-tempat yang menyediakan sebuah perpustakaan, misalnya perpustakaan Masjid, Perpustakaan Rumasakit, Perpustakaan sekolah Perpustakaan Perguruan Tinggi, bahkan ditengah – tengah masyarakat pun banyak terdapat perpustakaan Komunitas, atau biasa disebut dengan TBM (Taman Bacaan Masyarakat).
TBM Teras Baca Guyub Rukun  yang berada di dusun Jambon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta merupakan sebuah perpustakaan mini yang didirikan karena keprihatinan salah seorang pemuda Jambon bernama Triyato, Ia melihat bagaimana perkembangan minat baca di desanya yang masih tergolong rendah, sehingga dengan adanya TBM tersebut minat baca anak – anak  dapat meningat.
TBM ini diberinama Teras Baca Guyub Rukun dikarenakan berada di teras rumah, sedangkan diambilnya kata Guyub Rukun bertujuan agar warga – warga di desanya dapat hidup rukun dan tentram, serta saling bekerjasama.
Pada awalnya kegiatan TBM  Guyub Rukun  hanya sebatas kegiatan membaca dan bermain saja, akan tetapi seiring berjalannya waktu, Triyanto bersama rekan-rekannya membuat inovasi kegiatan – kegiatan yang mampu memberdayakan masyarakat yang ada disekitarnya, Untuk itu, dalam makalah ini akan dijelaskan secara detail terkait bagaimana peran Teras Baca Guyub Rukun dalam memberdayakan masyakat dusun jambon.

LANDASAN TEORI
TBM
TBM merupakan sebuah tempat atau wadah yang didirikan dan dikelola baik oleh masyarakat maupun pemerintah yang berfungsi sebagai sumber belajar untuk memberikan akses layanan bahan bacaan yang sesuai dan berguna bagi masyarakat sekitar. Sedangkan Kalida (2012) menjelaskan bahwa merupakan suatu lembaga yang melayani kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai ilmu pengetahuan dalam bentuk bahan bacaan dan bahan pustaka lainnya.
Dari uraia di atas, maka dapat diambil pengertian bahwa TBM merupakan sebuah tempat yang menyimpan berbagai bacaan yang berguna bagi masyakat sekitar, sehingga TBM juga bisa disebut dengan Perpustakaan Komunitas.

METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang didasarkan pada kemurniaan (naturalistic) dalam sebuah masalah yang di interprestasikan secara detail dan jujur[1]. Sedangkan, yang di maksud dengan deskriptif ialah menggambarkan suatu kejadian atau masalah berdasarkan data observasi atau wawancara di lapangan[2]. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan cara observasi, dokumentasi serta wawancara langsung terhadap pengelola Teras Baca Guyub Rukun. Untuk memperoleh data yang valid, maka peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber, yaitu peneliti mencoba untuk mendapatkan sumber lain dari pengelola lainnya. Sedangka instrument penelitian ini ada peneliti sendiri, sehingga peneliti.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan,  ada beberapa program kegiatan TBM Teras Baca Guyub Rukun yang mampu memberdayakan masyakat sekitar, yaitu:
  1. Bank Sampah
Diadakannya program kegiatan bank sampah dikarenakan minimnya dana yang digunkan untuk biaya operasional TBM, dan biaya kegiatan di Dusun Jambon, sehingga Triyanto yang juga sebagai ketua pemuda berinisiatif untuk menggerakkan pemuda dan pemudi dukuh jambon untuk mengumpulkan sampah – sampah yang ada di dusun tersebut. Pengumpulan sampah dilaksanakan setiap sebulan sekali yaitu pada hari Ahad Pahing pukul 07.00-10.00 WIB.
Sampah yang dikumpulkan akan dikelompokkan sesuai dengan kategornya, khusus barang bekas (barkas) yang mempunyaai niai jua akan dikumpulkan dalam kurun waktu tertentu sehingga akan mempunyai nilai jual yang banyak.
Semua barang yang didapatkan itu diberikan oleh masyarakat secara geratis, sehingga teras baca guyup rukun bersama pemuda dan pemudinya berkomitmen untuk menggunakan uang hasil jual barkas tersebut, ke dalam kegiatan – kegiatan yang positif. Misalnya mengadakan lomba anak – anak, membelikan buku untuk penambahan koleksi teras baca guyub rukun, dsb.
  1. Bank Pupuk
Bank pupuk dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan bank sampah. Sampah yang masuk dalam sampah oranik mereka kumpulkan ke dalam suatu wadah yang besar, kemudian mereka olah menjadi pupuk organik. Kemampuan itu mereka miliki berkat pelatihan – pelatihan yang dilakuka oleh Triyanto bersama pemuda dusun Jambon.
Saat ini pupuk masih dimanfaatkan oleh kalangan masyarat Jambon sendiri, namun ke depannya, Triyanto mempunyai angan – angan untukmengemas pupuk tersebut sebaik mungkin sehingga bisa dimanfaatkan minimal oleh masyarakat DIY.
  1. Sinau Bareng
Triyanto menjelaskan bahwa setiap orang yang berilmu wajib membakikannya kepada orang lain, sehingga ia mengajak rekan – rekannya menjadi relawan untuk mendidik anak – anak disekitarnya dalam program sinau bareng.
Kegiatan sianau bareng setiap Hari Senin, Rabu dan Jumat sore (pukul 16.00-17.15 WIB) dan malam (pukul 18.30-19.45 WIB). Target kegiatan ini adalah untuk anak – anak sd sampai dengan anak SMA.
Kegiatan ini dilakukan dengan cara mempelajari materi – materi sekolah, dalam kegiatan ini, anak – anak juga bisa mengerjakan pekerjaan rumahnya (PR) dengan dibantu oleh para relawan pemuda – pemudi dusun Jambon.
  1. Sinau Masak
Kegiatan ini dilakukan oleh pengelola TBM yang bekerjasama dengan pemudi, ibu-ibu PKK dan para relawan. Triyanto menjelaskan bahwa saat ini masyakatnya cenderung bersikap instan, dalam artian mereka lebih suka membeli makanan disbanding masak sendiri, melalui progam ini, ia berharap agar para masyarakat khususnya pemudi dusun Jambon gemar memasak dengan menggunakan produk – produk lokal.
  1. Pelatihan Menari
Diadakannya kegiatan ini bertujuan agar anak – ana dusun Jambon mempunyai jiwa seni. Gaya menari diambilka dari situs berbagi youtube.com, yang ditampilkan di laptop Triyanto. Bagi anak – anak yang telah mahir, maka akan ditampilkan dalam kegiatan perayaan hari besar.
  1. Aku Suka Menabung
Kegiatan menabung ditujukan kepada anak – anak dusun jambon. Kegiatan ini bertujuan agar anak – anak mampu bersikap hemat, dan membiasakan menabung sejak dini, sehingga jika mereka tumbuh besar tidak akan menjadi pribadi – pribadi yang boros.
Awalnya kegiatan menabung ini dilakukan di botol air mineral yang dikasih lubang kecil, seirring berkembangnya waktu, maka kegiatan menabung difasilitasi oleh para remaja dusun jambon. Anak – anak dibuatkan semacam celenga yang dihias, sehingga mereka semakin semangat lagi untuk menabung.
  1. Pelestarian mainan tradisional
Triyanto menjelaskan bahwa saat ini anak – anak lebih suka bermain hp dan nnton tv, sehingga mereka tidak kenal lagi dengan mainan tradisional. Dari keprihatinan itu, maka Triyanto mengajak rekan-rekan pemuda dusun Jambon untuk membuat mainan tradisional seperti: bakiak, ingkling, dakon dan egrang, dengan tujuan agar anak – anak saat ini masih mengenal permainan masa lampau.
  1. Workshop
Banyaknya pemuda – pemudi dusun Jambon yang berstatus sebagi mahasiswa, maka Triyanto mempunyai inisiatif untuk melatih dan memberdayakan mereka dalam suatu kegiatan workshop. Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk melatih mental para remaja sekaligus memberikan wawasan kepada masyarkat sekitar. Pemateri workshop dialmbilka dari pemua – pemudi Jambon, sesuai dengan konsentrasi yang mereka senangi.
  1. Pelatihan pembuatan asesoris
Pelatihan ini ditukukan kepada pemuda dan pemudi dusun Jambon, diharapkan melalui kegiatan tersebut para pemuda mempunyai jiwa kreatif, dan mampu mengembangkannya, sehingga akan tercipta jiwa entrepreneursip.
10.  Membuat kebun gizi
Dengan adanya bank pupuk, maka Triyanto bersama rekan – rekannya mengenalkan dan memberikan pelajaran kepada anak – anak disekitarnya untuk berkebun. Kegiatan ini dilakukan agar anak – anak mengetahui sejak dini terkait agaiana menanam dan merawat sebuah tumbuhan, sehingga diharapkan stelah mereka tumbuhs besar mampu mengembangkan ilmu tersebut, sehingga tercipta suasana dusun yang sejuk karena banyak ditumbuhi tanaman.

KESIMPULAN
Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa banyak manfaat yang diperoleh masyarakat Dusun Jambon dari Hadirnya TBM Teras Baca Guyub Rukun. TBM Teras Baca Guyub Rukun diharapkan bisa menjadi TBM percontohan khususnya di Daerah Yogyakarta, sehingga banyak TBM dapat memberdayakan masyarakat yang ada disekitarnya, sehingga lahirlah sebuah masyakat yang mapan secara pendidikan dan ekonominya.

DAFTAR PUSTAKA
Departemen Pendidikan Nasional, 2009. Pedoman Penyelenggaraan Taman Bacaan Masyarakat. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Kalida, Muhsin. 2012. Fundraisng Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Yogyakarta: Cangkruk Publishing.

Phelps dkk, a group discussion on information literacy, library and information
Sugiyono .2008.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Wright, Alease J., so what’s the big deal with information literacy in united state ?

LAMPIRAN
PROFIL TBM TERAS BACA GUYUB RUKUN

Teras Baca Guyub Rukun berada di dusun Jambon RT 29 Argosari Sedayu Bantul, DIY. Perpustakaan tersebut muncul dilatarbelakangi karena keprihatinan salah seorang pemuda Jambon bernama Triyato, dikarenakan minimnya wadah bagi anak – anak untuk belajar dan bermain. Dari keprihatinan itulah, Triyanto bersama rekan – rekannya membuat sebuah pojok baca di Masjidnya agar masyakat sekitar, khususnya anak – akan dapat meningkatkan minat baca, akan tetapi ternyata minat masyarakat masih kurang. Hanya jamaah masjid saja yang mau meanfatkannya. Setelah itu, timbulah inisiatif untuk membuat taman bacaan masyarakat, yang kemudian ia berinama dengan Teras Baca Guyu Rukun. Teras baca tersebut ia dirikan di teras rumahnya. Didirikan teras baca tersebut agar semua orang berkesempatan untuk mengaksesnya, tanpa membedakan agama.
Awal mulanya, ia mensosialisasikan Teras Baca guyub rukun dengan cara mengadakan event jalan santai, setelah itu ia jelaskan kepada masyarakat terkait apa tujuan dan manfaat teras baca bagi masyarakat. Ia berharap seluruh masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa mau memanfaatkannya.
Teras Baca guyub rukun dilounching pada tanggal 17 Mei 2015 bertepatan dengan hari buku nasional. Acara tersebut diikuti sekitar 200 orang, diramaikan juga beberapa komunitas yaitu komunitas sepeda onthel Dusun Tonalan dan komunitas angklung “Wardah” dari Dusun Sungapan.



a.   Visi dan Misi TBM Teras Baca Guyub Rukun
Visi
Ikut berperan aktif dalam pembangunan pendidikan melalui budaya baca dan budaya belajar.
Misi
·       Menciptakan masyarakat yang gemar membaca
·       Sebagai wadah kegiatan masyarakat untuk mengembangkan diri

b.   Maksud dan Tujuan
            Maksud didirikannya TBM untuk mengembangkan dan memajukan budaya belajar masyarakat di wilayah Desa Argosari, Kecamatan Sedayu sehingga terwujud masyarakat yang berwawasan luas terampil mandiri dan bertanggungjawab.
            Tujuannya adalah:
a.   Memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan informasi ilmu pengetahuan dan keterampilan serta informasi lain yang bermanfaat.
b.   Sebagai wadah kegitan belajar bersama bagi masyarakat di lingkungan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Teras Baca Guyub Rukun.
c.   Menggali dan mengembangkan potensi masyarakat di lingkungan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Teras Baca Guyub Rukun.
d.   Melestarikan nilai-nilai luhur budaya dan kearifan local.

c.   Struktur Kepengurusan
            Teras Baca Guyub Rukun merupakan bagian divisi dari Karang Taruna Guyub Rukun Dusun Jambon RT 29 & RT 30, Argosari, Sedayu, Bantul. Struktur kepengurusannya sebagai berikut:

d.   Sasaran
            Sasaran pengguna Teras Baca Guyub Rukun adalah semua warga masyarakat, khsususnya masyarakat Desa Argosari, Sedayu, Bantul. Baik dari usia anak-anak, remaja dan dewasa atau orang tua tanpa memikirkan perbedaan status sosial.

PROFIL PENGELOLA

Nama Lengkap                  : Triyanto,SIP.
Tempat Tanggal Lahir      : Bantul, 12 April 1991
Agama                               : Islam
Pendidikan terakhir          : S1
Alamat lengkap                : Jambon RT 29, Argosari, Sedayu, Bantul, DIY
Kode Pos                           : 55752
Email                                : triyantojambon29@gmail.com
Pekerjaan                          : Pustakawan SD, dan wiraswasta
Status                                : belum kawin

A.    RIWAYAT PENDIDIKAN
1.     TK                   : TK PKK 40 SEDAYU (1996-1997)
2.     SD                   : SD N Jetis Sedayu (1997-2003)
3.     SMP                : SMP N 2 Sentolo Kulon Progo (2003-2006)
4.     SMA               : SMA N 1 Sedayu (2006-2009)
5.     Perguruan  Tinggi: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Fakultas Adab dan Imu Budaya Jurusan Ilmu Perpustakaan S1 (2010-2014)

B.    PENGALAMAN ORGANISASI
1.        2016-Sekarang Ketua Karang Taruna Desa Argosari
2.        2015-sekarang Pengurus Karang Taruna Tingkat Kecamatan Sedayu
3.        2015-sekarang  Ketua Taman Baca Guyub Rukun Sedayu
4.        2015-sekarang Sekretaris Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kab Bantul
5.        2016-sekarang Wakil Ketua ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia) Kab Bantul
6.     2017-sekarang Koordinator Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Desa Argosari.
7.     2017-sekarang Sekretaris Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Kecamatan Sedayu.
8.     2017-sekarang Pengurus Posbindu PTM Dusun Jambon


C.    PENGALAMAN KNOWLEDGE SHARING
1.        24 April 2016, sebagai narasumber “Gerakan Litrerasi dalam Aktivisme Sosial” di acara Jagongan Media Rakyat (JMR)
2.        17 Mei 2016,  sebagai pemateri dalam Pameran Literasi “Informasi dalam Konteks Sosial (IDKS) 2016” Prodi ilmu perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
3.        2 September 2016, sebagai nara sumber Achievement Motivation Training (AMT) Karang Taruna Dusun Tarudan, Bangunharjo, Sewon, Bantul.
4.        3 September 2016, sebagai pembicara “Pelatihan Manajemen Taman Bacaan Masyarakat (TBM)” bagi Karang Taruna Forum Pecinta Saman II, Dusun Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul.




FOTO KEGIATAN
 
Lounching Teras Baca Guyub Rukun

Kunjungan Anak – anak

Program Sinau Bareng

Program Pelatihan Menari

Bank Pupuk Organik

Program Workshop dan bermain

Lomba mewarnai

Belajar Bertanam




[1]Sugiyono , Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta, 2008, 7-9.
[2]ibid

0 komentar :

Posting Komentar