Home » » Definisi Metode Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli

Definisi Metode Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli




Artikel ini akan membahas :

  1. Apa itu metode penelitian?
  2. Apa itu metode penelitian kulatitatif?
  3. Langkah langkah apa saja yang dilakukan dalam penelitian kualitatif?
  4. Apa itu subjek dan objek penelitian?
  5. Apa itu instrumen penelitian?
  6. Teknik pengumpulan data apa saja yang dilakukan dalam penelitian kualitatif?
  7. Apa definisi metode kualitatif menurut para ahli
  8. Pengertian metode kualitatif
  9. Kriteria informan penelitian kualitatif
  10. Uji keabsahan data penelitian kualitatif
  11. Definisi instrumen penelitian



Sebelum kita bahas tentang metode penelitian kualitatif, terlebih dulu kita harus tahu, apa itu metode penelitian.
Metode penelitian merupakan :
“cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah diartikan sebagai kegiatan penelitian yang didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Metode penelitian digunakan agar penelitian yang akan dilakukan dapat terstruktur dan sistematis, sehingga hasil penelitiannya dapat dipertanggungjawabkan[1]



Pengertian Metode Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli

Metode kualitatif merupakan penelitian yang temuan – temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya[2].

Subjek dan Objek Penelitian Metode Penelitian Kualitatif


Subjek penelitian adalah individu yang dijadikan sebagai sumber utama data penelitian. Sedangkan objek penelitian diartikan sebagai masalah yang dikaji dalam penelitian tersebut[3].
Ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan landasan untuk menentukan sumber data penelitian (informan), yaitu[4]:

Kriteria kriteria informan penelitian

a.       Orang yang faham betul terhadap topik yang diteliti
b.   Orang yang berperan, aktif, dan berkecimpung langsung dalam kegiatan yang sedang diteliti.
c.       Orang yang mempunyai waktu luang untuk dimintai informasi
d.      Orang yang memiliki sifat jujur
e.       Orang yang tergolong ”cukup asing” dengan peneliti sehingga ia menyampaikan data cenderung tidak ngawur

Baca Juga : definisi literasi informasi menurut para ahli
-----------------------------------------------------------------------------

Contoh penulisan poin objek penelitian

Kaitannya dengan hal di atas, yang menjadi objek penelitian ini adalah proses pengembangan sistem informasi perpustakaan di Perpustakaan UMY dan Perpustakaan UMMgl, sedangkan subjek penelitiannya adalah :
a.       Perpustakaan UMY : TIM Pengembang sistem informasi Perpustakaa UMY, yaitu Bapak Robi Kurniadi, Bp. Lasa Hs. (Kepala Perpustakaan UMY), Pustakawan UMY, yaitu Laela Niswatin dan Bintarto Danis.
b.      Perpustakaan UMMgl : TIM Pengembang sistem informasi Perpustakaa UMMgl, yaitu Bp. Mashadi Kuncoro, Ibu Jamzanah selaku Kepala Perpustakaan, Ibu Atin Istiarni dan Bapak Sulis selaku Pustakawan.

-----------------------------------------------------------------------------------

Teknik Pengumpulan Data Metode Penelitian Kualitatif

Teknik pengumpulan data merupakan cara mengumpulkan data yang dubutuhkan untuk menjawab rumusan masalah penelitian[5]. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a.       Wawancara
Wawancara merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara berhadapan secara langsung dengan yang diwawancarai, tetapi dapat juga diberikan daftar pertanyaan terlebih dahulu untuk dijawab pada kesempatan lain[6]. Dalam penelitian ini wawancara menggunakan jenis wawancara bebas terpimpin, dalam artian pertanyaan yang diajukan kepada responden sudah dipersiapkan sebelumnya, akan tetapi pertanyaan disampaikan tidak harus sama persis dengan konsep sebelumnya. Wawancara bebas terpimpin bisa disebut dengan wawancara tidak terstruktur, dimana dalam hal ini peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya. Wawancara ini ditujukan kepada subjek penelitian yang telah disebutkan di atas.
b.      Dokumentasi
definisi penelitian kualitatif menurut para ahli
Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu[7]. Dalam penelitian ini  dokumentasi dilakukan dengan cara memfoto gedung perpustakaan, layanan, kegiatan, serta pustakawan untuk nantinya akan ditampilkan pada website.

     Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian merupakan alat ukur fenomena alam ataupun fenomena sosial yang terjadi[8]. Dalam penelitian ini yang menjadi instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri. Dikarenakan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sebagai instrumen, maka peneliti dituntut untuk memahami secara detail metode penelitian kualitatif, serta penguasaan wawasan terkait objek yang diteliti.

      Uji Keabsahan Data

Keabsahan data sebagai konsep penting yang diperbaruhi dari konsep kesahihan (validitas) dan keandalan (reliabilitas). Dalam uji keabsahan data penelitian kualitatif lebih menekankan pada aspek validitas. Temuan atau data dapat dinyatakan valid apabila tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada obyek yang diteliti.

Baca juga : pengertian metode kuantitatif menurut para ahli

Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji:
1.               Uji Credibility (validitas internal)
Pengujian ini berkenaan dengan derajat akurasi desain penelitian dengan hasil yang dicapai. Uji kredibilitas data atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian kualitatif antara lain dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negatif, dan membercheck[9]. Penelitian ini menggunakan triangulasi.
2.               Uji Transferability (validitas eksternal)
Pengujian validitas eksternal ini dilakukan dengan cara menyusun laporan secara rinci, jelas, sistematis, dan dapat dipercaya. Di dalam penelitian ini dibuat laporan secara rinci, rinci, dan sistematis tentang proses penelitian yang telah dilakukan dan hasil penelitian yang dapat dipercaya dengan adanya persetujuan dari pihak-pihak yang telah dimintai data yaitu dengan wujud tanda tangan. Kemudian catatan lapangan yang terdapat pada lampiran menunjukkan proses yang dilakukan saat penelitian.
3.               Uji Dependability (reliabilitas)
Pengujian reliabilitas ini dilakukan dengan cara mengoreksi data terhadap keseluruhan proses penelitian baik data yang diperoleh dari pengamatan di lapangan, wawancara, maupun data dari sumber teks.
4.               Uji Confirmability (objektivitas)
Pengujian ini dilakukan dengan cara menguji hasil penelitian yang dikaitkan dengan proses penelitian yang dilakukan. Bila hasil penelitian merupakan fungsi dari proses penelitian yang dilakukan maka penelitian ini telah memenuhi standar konfirmabilitinya[10].

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

Teknik analisis data merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoeh dari wawancara, observasi, serta dokumentasi. Dalam penelitian kualitatif teknik analisis datanya dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan dilakukan terus menerus sampai diperoleh kesimpulan yang kredibel. Adapun tahap-tahap analisis data tersebut adalah sebagai berikut:
1.      Analisis sebelum lapangan
Dalam hal ini analisis dilakukan terhadap studi pendahuluan, atau diperoleh dari data sekunder. Akan tetapi fokus penelitian yang telah dikaji dalam studi pendahuluan masih bersifat sementara, dan akan berkembang seiring peneliti telah terjun di lapangan.
2.      Analisis selama di lapangan
Analisis selama di lapangan dilakukan pada saat pengambilan data, yaitu pada saat melakukan wawancara, pada saat itu peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban informan tersebut, ketika jawaban yang telah disampaikan informan dinilai belum puas, maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lain sampai informasi dianggap kredibel. Setelah menganalisis informasi yang telah didapat, maka tahap selanjutnya adalah sebagai berikut:
a.          Reduksi Data
Mereduksi data diartikan sebagai merangkum, memilih, dan memfokuskan pada hal-hal yang pokok ataupun penting. Setelah melakukan reduksi data maka akan memberikan kejelasan kepada peneliti untuk mencari data selanjutnya.
b.      Penyajian Data
Setelah data direduksi, tahap selanjutnya adalah menyajikan data kedalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan flowchart. Dengan menyajikan data maka akan memudahkan peneliti dalam merancanakan kerja selanjutnya.
c.       Penarikan Kesimpulan
Kesimpulan pada tahapan ini adalah bersifat sementara, dalam artian dapat berubah ketika peneliti mendapatkan data dan informasi yang berbeda dengan sebelumnya. Akan tetapi jika peneliti telah menemukan data dan informasi yang konsisten dengan data sebelumnya maka kesimpulan tersebut dinilai telah valid[11].




[1] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2010), 2.
[2] Strauss, Anselm, Dasar – dasar Penelitian Kualitatif :Tatalangkah dan teknik – teknik teoritisasi data (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2003) 18.
[3] Azwar, Saifuddin. Metode Penelitian. (Yogyakarta: Pustaka, 1998), 34.
[4] Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. (Bandung: Alfabeta, 2010), 303.
[5] Juliansyah. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah, (Jakarta: Kencana, 2011). 108.
[6] Juliansyah. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. 138
[7] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D, 85.
[8] Ibid. 125.

[9] Ibid. 270
[10] Ibid.268
[11] Ibid. 335

0 komentar :

Posting Komentar

< -->