Definisi Sistem Informasi Menurut Para Ahli

Artikel ini membahas tentang :
Definisi sistem informasi menurut ahli
Defini sistem menurut para ahli
Definisi Informasi menurut para ahli
Definisi  Data menurut para ahli

Sebelum menjelaskan lebih lanjut mengenai definisi sistem informasi, maka peru dijelaskan dahulu definisi sistem, definisi data, dan definisi informasi. 

Sistem merupakan kumpulan unsur yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya, yang berfungsi bersama – sama untuk mencapai suatu tujuan yang dicita – citakan.  Sedangkan data merupakan “fakta dari suatu pernyataan yang berasal dari kenyataan, dimana pernyataan tersebut merupakan hasil pengukuran atau pengamatan”.  Adapun informasi merupakan sekumpulan data yang diolah berdasarkan cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerimanya.  Dengan demkian, sistem informasi merupakan “kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain, kemudian membentuk satu kesatuan untuk mengintegrasikan data, memproses, menyimpan, serta mendistribusikan informasi (Sutabari, 55-56)

Elemen / komponen Sistem Informasi menurut para ahli

Sistem informasi terdiri dari elemen­-elemen yang  terdiri dari orang, prosedur, perangkat  keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini  merupakan komponen fisik.
Orang 
Orang  atau  personil yang  di maksudkan yaitu  operator komputer, analis sistem, programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP 

Prosedur 
Prosedur merupakan  elemen fisik. Hal ini di sebabkan  karena  prosedur  disediakan  dalam  bentuk  fisik seperti buku  panduan dan  instruksi. Ada  3  jenis prosedur  yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai, instruksi untuk penyiapan masukan, instruksi pengoperasian  untuk karyawan pusat komputer.

Perangkat keras
Perangkat keras bagi suatu  sistem informasi terdiri atas komputer  (pusat pengolah, unit  masukan/keluaran), peralatan penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.

Perangkat lunak 
Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama : a.  Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data  yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer. b. Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan. c.  Aplikasi pernagkat lunak  yang  terdiri atas program yang secara spesifik  dibuat untuk  setiap aplikasi.

Basis data 
File  yang  berisi program dan data  dibuktikan dengan adanya  media  penyimpanan secara  fisik seperti diskette, hard disk, magnetic tape, dan sebagainya. File juga meliputi keluaran  tercetak dan catatan lain diatas kertas, mikro film, an lain sebagainya.

Jaringan komputer 
Jaringan komputer  adalah sebuah kumpulan komputer, printer  dan peralatan lainnya  yang  terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel­kabel atau tanpa  kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen  dan data

Komunikasi data 
Komunikasi data  adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang  secara  khusus berkenaan  dengan  transmisi atau  pemindahan  data  dan informasi diantara  komputerkomputer  dan piranti­piranti yang  lain dalam bentuk  digital yang  dikirimkan  melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data  merupakan bagian vital dari suatu  sistem informasi karena  sistem ini  menyediakan infrastruktur yang  memungkinkan komputer­komputer  dapat berkomunikasi  satu sama lain (Magaline, 2013).

Demikian artikel tentang definisi sistem informasi  menurut para ahli semoga bermanfaat
 

Pengertian Metode Kualitatif Menurut Para Ahli

Dalam postingan ini akan dijelaskan tentang pengertian metode kualitatif menurut para ahli, apa saja ciri ciri metode kuantitatif, kemudian dijelaskan juga tentang tektik pengumpulan data dalam penelitian kuantitatif.

namun dipostingan ini pun sebenarnya sudah dijelaskan secara rinci terkait definisi metode kualitatif, silakan klik di sini.

Pengertian Metode Kualitatif Menurut Para Ahli

Pengertian Metode Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli


Metode kualitatif merupakan metode penelitian ilmiah yang mempunyai tujuan dalam memahami suatu fenomena dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara seorang peneliti dengan sesuatu yang diteliti (Moelong, 2010). 

Menurut nanah (20160 metode kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis suatu peristiwa fenomena sikap aktivitas sosial persepsi kepercayaan serta kondisi tertentu yang dialami oleh seseorang.

Metode kualitatif menurut Sukardi (2011) merupakan sebuah metode penelitian yang berdasarkan kualitas atau mutu dari tujuan penelitian tersebut.

Definisi Metode Kualitatif Menurut Para Ahli


Metode penelitian kualitatif menurut Saryono (2010) merupakan sebuah penelitian yang akan digunakan untuk menemukan menjelaskan menggambarkan dan menyelidiki suatu fenomena yang tidak dapat diukur dengan angka kuantitatif.

Definisi metode kualitatif menurut Sugiyono (2010) yaitu latihan yang landasannya berdasarkan filsafat post positifisme.

Pengertian metode kualitatif menurut Miller (2005) merupakan suatu metode penelitian yang bergantung pada sebuah pengamatan terhadap objek yang diteliti.

Metode kualitatif merupakan metode yang hasil temuannya tidak dapat diperoleh menggunakan cara atau prosedur statistik atau prosedur pengukuran (Korbin, 2009)

Menurut bogdan (20100 metode penelitian kualitatif yaitu  sebuah metode penelitian yang menghasilkan sebuah data deskriptif dari objek penelitian yang telah diamati.

Ciri Ciri Metode Kualitatif


Dalam penelitian kualitatif ada beberapa ciri-cirinya yaitu :
  1. Penelitian kualitatif biasanya bersifat deskriptif yaitu data yang terkumpul dan dihasilkan merupakan dalam bentuk kata-kata atau gambar dan bukan merupakan angka kuantitatif
  2. penelitian kualitatif biasanya menekankan pada suatu proses kerja yaitu seluruh fenomena yang dihadapi diterjemahkan dalam kegiatan sehari-hari terutama dalam bidang Kebidanan 
  3. ciri-cirinya yaitu penelitian kualitatif biasanya menggunakan pendekatan induktif.

Teknik Pengumpulan data Metode Penelitian Kualitatif

Dalam penelitian kualitatif adalah beberapa teknik pengumpulan data yang harus dilakukan yang pertama yaitu teknik observasi. Selengkapnya baca tulisan tentang Definisi Observasi menurut para ahli berikut..

Pengertian Observasi dalam penelitian kualitatif

Observasi merupakan sebuah langkah yang dilakukan oleh peneliti untuk mengamati mendengar dan melihat perilaku ataupun fenomena yang menjadi fokus dari penelitian tersebut dalam rangka untuk memperoleh data-data penelitian.

Yang kedua yaitu metode wawancara yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara informasi yang telah ditentukan. 

Jenis Jenis Wawancara

Dalam prakteknya wawancara itu dibagi menjadi tiga pertama yaitu antara terstruktur merupakan sebuah wawancara yang sebelumnya telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan sehingga pada saat melakukan proses wawancara yang ditanyakan adalah pertanyaan-pertanyaan yang telah disusun tersebut.

Yang kedua yaitu wawancara semi terstruktur merupakan sebuah teknik wawancara yang berusaha untuk menggali lebih dalam terkait jawaban-jawaban yang telah diberikan oleh informan. Biasanya teknik wawancara ini biasanya penelitiannya menyiapkan poin-poinnya saja.

Yang ketiga yaitu wawancara tidak terstruktur yaitu peneliti hanya menyiapkan daftar pertanyaan saja akan tetapi pertanyaan-pertanyaan tersebut nantinya tidak ditayangkan secara berurutan

Demikian artikel tentang pengertia metode kuantitatif, semoga bermanfaat.
Baca juga : Definisi metode kuantitatif menurut para ahli


Definisi Observasi Menurut Para Ahli

Observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data dalam penelitian. Postingan sebelumnya telah disinggung mengenai pengertian observasi penelitian, serta dijelaskan juga terkait macam macam observasi serta penjelasannya.

Nah, dalam postingan ini khusus akan dijekaskan mengenai definisi observasi penelitian menurut para ahli.

Pengertian Observasi Penelitian Menurut Para Ahli

Definisi Observasi Menurut Para Ahli
Apa itu observasi? Margono menjelaskan bahwa observasi yaitu kegiatan untuk mengamati maupun mencatat terhadap fenomena fenomena yang terjadi pada objek yang diteliti. 

Tidak hanya itu saja, pengertian observasi menurut para ahli khususnya menurut bungin merupakan, suatu langkah langkah yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data penelitian melalui proses pengamatan di lapangan.

Apa yang dimaksud dengan observasi?

Arikunto menjelaskan bahwa observasi merupakan sebuah pengamatan langsung terhadap objek penelitian untuk mengumpulkan data data yang dibutuhkan dalam penelitian tersebut.

Jenis Jenis Observasi Penelitian

Sugiyono (2010) menjelaskan bahwa teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode observasi dibagi menjadi tiga, yaitu : 
  1. Observasi partisipatif
    Apa itu observasi partisipatif? Sugiyono (2010) menjelaskan bahwa observasi partsipatif merupakan sebuah observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan ikut langsung dalam kegiatan yang sedang di amati.
    Sebagai contoh :
    Ada seorang peneliti yang sedang meniliti tentang kedisiplinan siswa sd tertentu, maka peneliti  dituntut untuk mampu terlibat langsung dalam kegiatan kegiatan yang ada disekolah itu, misalnya ia terlibat menjadi guru, atau yang lain, sehingg secara tidak langsung ia bisa mengamati gejala gejala yang ada pada sekolah tersebut.

  2. Observasi terus terang dan tersamar
    Observasi terus terang merupakan observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan terus terang ngomong langsung kepada informan. Maksudnya gimana? jadi gini, dalam kasus ini peneliti sejak awal bilang kepada informan bahwa ia akan melakukan observasi di tempat tersbut, sehingga pihak informan mengetahui jika ia sedang diobservasi.
    Namun dalam kondisi tertentu, peneliti juga harus melakukan observasi  secara tersamar. Apa yang dimaksud observasi tersamar?. jadi gini, dalam kasus ini peneliti tidak menjelaskan kepada informan bahwa ia sedang melakukan penelitian, ia hanya sekedar melihat ataupun mengamati hal hal yang diteliti saja, dengan tujuan agar data yang diperoleh bisa valid tanpa adanya pencitraan.
  3. Observasi tak berstruktur
    Observasi tak berstruktur merupakan observasi yang tidak dipersiapkan secara sostematis sebelumnya, dengan kata lain peneliti tidak menggunakan instrumen  yang telah ditetapkan
Demikian artikel tenyang pengertian observasi menurut para ahli, semoga bisa menjawab pertanyaan anda mengenai apa arti observasi.
Semangat.


Definisi Observasi Partisipan Menurut Para Ahli

Sebelum membaca postingan tentang pengertian observasi partisipan menurut para ahli, kalian perlu tahu dulu jenis  teknik pengumpulan data dalam sebuah penelitian, khususnya pada penelitian kualitatif, dan salah satu teknik pengumpulan data tersebut adalah dengan cara observasi. 

Definisi Observasi Partisipan Menurut Para Ahli

Definisi Observasi Menurut Para Ahli

Apa yang dimaksud observasi?. Nasution dalam Sugiyono (2010) menjelaskan definisi observasi merupakan sebuah langkah yang dilakukan untuk memperoleh data penelitian. Selain itu ada juga definisi yang menjelaskan bahwa observais merupakan suatu kegiatan terhadap suatu objek maupun proses yang bertujuan untuk merasakan, mengetahui, serta mengetahui sebuah pengetahuan dari sebuah fenomena, untuk mendapatkan informasi informasi yang dibutuhkan dalam proses penelitian.

Sedangkan menurut Syaodih, menjelaskan bahwa observasi merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk mendapatkan data dengan cara melaksanakan pengamatan terhadap kegiatan yang telah berlangsung.


Jenis Jenis Observasi Menurut Para Ahli
 Ada beberapa jenis observasi dalam penelitian :
  1. Observasi Partisipan
  2. Observasi Terus Terang dan Tersamar
  3. Observasu Tak Berstruktur

Definisi Observasi Partisipan Menurut Para Ahli

Dalam postingan ini khusus akan dijelaskan tentang definisi observasi partisipan. Observasi partisipan merupakan sebuah observasi dimana peneliti ikut langsung dalam kegiatan yang sedang ia amati. Misalnya gini :

Ada sebuah penelitian yang meneliti tentang kualitas pelayanan yang ada di sebuah perpustakaan. Nah, untuk mendapatkan data itu, peneliti harus ikut langsung dalam pelayanan perpustakaan tersebut. Dari keikut sertaan peneliti dalam kegiatan pelayanan tersbeut, maka secara otomatis peneliti mengetahui langsung bagaimana pustakawan pustakawan di perpustakaan tersbeut melayani pengguna perpustakaan.

Demikian artikel tentang pengertian observasi partisipan menurut para ahli, semoga artikel ini bermanfaat buat anda.




Pengertian Penelitian Komparasi Menurut Para Ahli

Sebelum kita bahas tentang definisi penelitian komparasi menurut parah ahli, cobalah baca dulu postingan tentang definisi metode penelitian menurut para ahli dulu. 
Penelitian komparasi merupakan sebuah penelitian yang berusaha untuk membandingkan atau mengetahui perbedaan satu kelompok/variabel dengan kelompok/variabel lain. apa itu variabel? lihat postingan ini.
definisi metode komparasi menurut para ahli

Selain itu, ada juga yang mendefinisikan penelitian komparasi merupakan sebuah penelitian yang berusaha untuk  membandingkan dua atau tiga kejadian dengan melihat penyebabnya. Menurut Nazir (2005), menjelaskan pengertian penelitian komparasi yaitu penelitian yang masuk ke dalam penelitain deksriptif, yang berusaha mengetahui sebab akibat.
Demikian artikel tentang pengertian komparasi menurut para ahli, semoga bermanfaat

Tag :

  1. apa itu penelitian komparasi
  2. apa definisi komparasi
  3. Apa arti penelitian komparasi



Definisi Efektivitas Menurut Para Ahli

Definisi Efektivitas Menurut Para AhliArtikel ini akan membahas tentang pengertian ataupun definisi efektivitas menurut para ahli. Kata efektivitas berasa dari kata efektif yang beraarti ada efeknya, berhasil, atupun manjur. Sedangkan menurut istilah, efektivitas merupakan keadaan maupun kemapuan seseorang yang telah berhasil melaksanakan suatu kerja sesuai dengan tujuannya (wesha : 1992).

Pengertian Efektivitas Menurut Parah Ahli

Menurut Hidayat (1986), efektivitas merupakan "suatu ukuran yang menjelaskan seberapa jauh suatu target telah tercapai, baik dilihat dari segi kuantitasnya, dari segi kualitasnya, dan dari waktunya. Sehingga semakin tinggi tingkat target tercapai, maka otomatis semakin tiggi juga tingkat ketercapaian efektivitasnya.


Sedangkan menurut John (1986), definisi efektivitas diartikan sebagai pencapaian suatu target yang telah dicapai, diukur dengan cara membandingkan antara anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya dengan hasil yang telah dicapai. Jika hasil lebih besar daripada angggaran maka disebut dengan efektif, namun sebaliknya jika hal tersebut tidak sesuai maka otomatis disebut tidak efektif.


Cara Mengukur Efektivitas Kerja

Steers (1998), menjelaskan bahwa untuk mengukur efektivitas kerja, ada beberapa variabel yang perlu diukur, yaitu :
  1. Waktu yang digunakan dalam penyelesaian tugas
    Setiap pekerjaan pasti mempunyai deadline, atau maksimal waktu yang digunakan dalam menyelesaikan tugas, jika waktu yang digunakan melebihi waktu yang telah ditetapkan, maka hal tersbeut bisa dikatakan efektiv.
  2. Beban Pekerjaan
    Beban kerja yang diberikan oleh pimpinan harus sesuai dengan kondisi, waktu, dan kemampuan bawahannya, jangan sampai hal tersbeut tidak sesuai, karena akan mengakibatkan kegagalan dalam proses tercapainya keberhasilan kerja itu sendiri.
  3. Kepuasna Kerja
  4. Biaya yang digunakan dalam mengerjakan tugas yang sedang dikerjakan

Demikian artikel tentang definisi efektivitas menurut para ahli, semoga bermanfaat ya gess


tag :
  1.  apa yang dimaksud efektivitas
  2. Apa arti efektivitas
  3. Apa definisi efektivitas
  4. Apa pengertian efektifitas

Definisi Metode Penelitian Eksperimen Menurut Para Ahli

Artikel ini membahas tentang

  1. apa itu metode penelitian eksperiman
  2. apa ciri ciri metode eksperiman


Sebelum kita bahas tentang penjelasan definisi metode penelitian eksperimen menurut para ahli, kita perlu tau terkait definisi metode penelitian, baca di sini. Definisi metode penelitian menurut para hali (Sugiyono:2010) menjelaskan bahwa metode penelitian meupakan metode yang digunakan dalam mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap sesuatu yang lainn dalamm kondiisi yangg terkendalikann.

Baca juga : Definisi metode penelitian kuantitatif menurut para ahli
Definisi Metode Penelitian Eksperimen Menurut Para Ahli

Sedangkan menurut Djamarah (2002), menjelaskan pengertian metode penelitian eksperimen merupakan penelitian yang berusaha melakukan percobaan sesuatu sewndiri, sehingga menghasilkan suatu kesimpulan.


Contoh Metode Penelitian Eksperimen

Misalnya :
Mencari pengaruh metode pembelajaran melalui video terhadap kecepatan pemahaman siswa

Ciri ciri/Karakteristik Metode Penelitian Eksperimen

Triadi (2011) menjelaskan bahwa ada beberapa ciri atau karakteristik metode eksperimen, yaitu :
  1. Terdapat alat yang membantu dalam proses penelitian
  2. Peneliti aktif dalam melakukan percobaan
  3. Ada pedoman yang dilakukan
Demikian artingan tentang pengertian metode penelitian eksperimen menurut para ahli, semoga bermanfaat untuk anda


Perbedaan Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Dipostingan sebelumnya telah dijelaskan terkait pengertian metode penelitian, pengertian metode penelitian kuantitatif, dan definisi metode penelitia kualitatif. Nah, dalam postingan ini khusus akan dijelaskan tentang apa perbedaan metode penelitia kuantitatif dan metode penelitian kualitatif.

Perbedaan Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif


Baca juga : pengertian metode kuantitatif menurut sugiyono

Perbedaan Metode Kuantitatif dan kualitatif menurut sugiyono

Indikator
Metode penelitian Kantitatif
Metode penelitian Kualitatif
Desain
1.      Spesifik, rinci, dan jelas sekali
2.      Ditemukan fenomena sejak awal penelitian
3.      Menjadi pegangan langkah demi lankah saat melakukan penelitian
1.      Berfifat umum
2.      Bersifat fleksibel, menyesuaikan kondisi lapangan yang diteliti
3.      Fenomena bisa berkembang sesuai dengan kondisi lapangan
Tujuan
1.      Menunjukan hubungan antar fariabel
2.      Menguji teori yang ada

1.      Menemukan pla hubungan yang bersifat interaktif
2.      Menemukan teori
Teknik Pengumpulan data
1.      Menggunakan kuesioner
2.      Observasi dan wawancara terstruktur
1.      Observasi partisipan
2.      In dept interview
3.      Dokumentasi
4.      Triangulasi
Instrumen penelittian
1.      Tes, angket dan wawancara
2.      Instrument yang telah standart
1.      Peneliti sebagai instrument sendiri
2.      Buku catatan, tape, dan perekam segala gejala gejala
Data
1.      Kusntitstif, bisa diukur menggunakan angka
2.      Pengukuran menggunaka instrument
1.      Deskriptif kualitatif
2.      Dokumen pribadi
Sampel penelitian
1.      Besar
2.      Representative
3.      Random
4.      Ditentuka sejak awal
1.      Kecil
2.      Tidak representative
3.      Purposive, snowbol atau berkembang
4.      Berkembang selama dilapangan menyesuaikan sikon

Demikian artikel tentang perbedaan antara metode kuantitatif dan kualittaif menurut sugiyono, semoga bermanfaat

Pengertian Metode Kuantitatif Menurut Sugiyono


Sugiyono dalam bukunya yang berjudul metode peelitian pendidikan : Pendekatan kantitatif, kualitatif, dan R&D (research and development) menyatakan bahwa metode penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.


Filsafat positivisme memandang bahwa segala sesuatu itu bisa diklasifikasikan, bisa diamatai, bisa diukur, memiliki sebab akibat, sehingga hasil dari penelitian kuaantitatif ini selalu bisa diukur oleh matematika. Penelitian kuantitatif pada umumnya dilakukan dengan menggunakan populasi dan sampel penelitian. 

Penelitian Kuantitatif Dilaksanakan Jika :


  1. Bila masalah yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas. Masalah adalah penyimpangan antara yang seharusnya dengan yang terjadi, antara aturan dengan pelaksanaan, antara teori dan praktek, antara rencana dengan pelaksanaan.
  2. Bila peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi. Metode penelitian kuantitatif cocok digunakan untuk mendapatkan informasi yang luas tetapi tidak mendalam
  3. Bila ingin diketahui pengaruh perlakuan/treatment tertentu terhadap yang lain. Untuk kepentingan ini metode eksperimen paling cocok digunakan
  4. Bila peneliti bermaksud menguji hipotesis penelitian.
  5. Bila peneliti ingin mendapatkan data yang akurat.
  6. Bila ingin menguji terhadap adanya keragu-raguan tentang validitas pengetahuan, teori, dan produk tertent

Pengertian Jurnal dan Ejournal menurut para ahli

Artikel ini membahas tentang apa itu jurnal? apa itu ejournal?
Pengertian Jurnal dan Ejournal menurut para ahli

Jurnal dapat diartikan sebuah publikasi ilmiah yang didalamnya memuat informasi hasil kegiatan dalam bidang ilmu pengetahuan maupun bidang teknologi dan minimal harus meliputi kumpulan pengetahuan baru, pengamatan empiris, maupun pengembangan gagasan atau usulan (Lasa Hs, 2009:128). Sedangkan pengertian jurnal elektronik (E-journals) menurut Reitz dalam Siswadi (2008)  didefinisikan  bahwa jurnal elektronik merupakan jurnal   versi  digital  dari  jurnal  cetak,  atau bisa juga diartikan  sebagai jurnal dalam bentuk  publikasi  elektronik  tanpa  versi  tercetak yang  tersedia  secara online.  Perbedaan antar keduanya yaitu terletak pada media akases dimana jurnal tercetak media aksesnya berbahan baku kertas  sehingga bisa langsung dibaca, sedangkan E-journal media aksesnya membutuhkan internet untuk membacanya karena berbentuk digitalakan  tetapi dari segi  proses pelolaanna lebih cepat dibandingkan dengan versi cetak. Namun, keduanya sama –sama mempunyai sumber informasi yaitu jurnal.

Untuk pendifinisian lebih lanjut mengenai e-journal dapat diketahui bahwa proses penerimaan naskah, review, sampai pada penerbitan dan  penyebarannya dilakukan secara elektronik. Adanya e-journal dilatarbelakangi karena mengingat mahalnya biaya cetak jurnal, kemajuan teknologi, dan meluasnya jaringan internet. Sama dengan jurnal versi cetak  e-journal ini juga merupakan terbitan berkala ilmiah yang harus memiliki ISSN (International Standard Serial Number)  dalam versi elektronik yang dapat didaftarkan melalui Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 

Definisi Teknik Analisis data Menurut Para Ahli

Teknik analisis data merupakan salah satu hal yang harus dilakukan dalam sebuah penelitian. Sebelum kita bahas tentang pengertian teknik analisis data, kita perlu tahu apa itu analisis. Kata analisis berasal dari bahasa Yunani, yaitu ana yang berati atas, dan lisys yang berarti memecahkan.

Baca juga : pengertian metode kuantitatif menurut sugiyono
Definisi teknik analsis data menurut para ahli

Definisi Analisis menurut para ahli

sedangkan menurut istilah, Analisis merupakan proses untuk memecahkan sesuatu ke dalam bagian-bagian yang saling berkaitan satu sama lainnya.

Definisi teknik analisis data menurut para ahli

Patton (1980:268), mendefisikan teknik analisis data sebagai proses mengatur urutan data, mengorganisasikannya ke dalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar.


Jenis jenis Analisis Data

Jenis analisis data dalam sebuah pebelitian dibagi menjadi dua, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diartikan sebagai data yang dihasilkan dari prosws penelitian kuantitatif, yang bsrupa angka angka. Sedangkan data kualitatif yaitu data yang dihasilkan dari proses penelitian kualitatif, dengan kata lain yaitu data yang dihaslkan dari proswa waqancara, observasi, dsb.

Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif



Metode Penelitian Kuantitatif

Jenis Jenis Teknik Pengambilan Sampel Penelitian

Artikel ini membahas tentang :

  1. Apa itu sampel Penelitian
  2. Apa saja jenis jenis atau macam macam sampel penelitian?
  3. Bagaimana cara menentukan sampel
  4. Teknik apa saja yang dilakukan dalam penentuan sampel penelitian
Dipostingan sebelumnya telah dijelaskan terkait pengertian sampel penelitian. Intinya, dalam postingan tersebut definisi dari sampel merupakan sebagian dari populasi yang diteliti (sugiyono, 2008). Menurut Arikunto, ada beberapa cara yang bisa dijadikan sebagai teknik pengambilan sampel penelitian, yaitu jika suatu populasi penelitian jumlahnya kurang dari 100, maka lebih baik semua populasi itu diambil sebagai sampel, namun jika populasinya lebih dari 100, maka yang diambil antara 10-15% atau 20-55% atau lebih tergantung sedikit banyaknya dari: 1). Kemampuan peneliti dilihat dari waktu, tenaga dan dana 2). Sempit luasnya wilayah pengamatan dari setiap subyek, karena hal ini menyangkut banyak sedikitnya dana. 3). Besar kecilnya resiko yang ditanggung oleh peneliti untuk peneliti yang resikonya besar, tentu saja jika samplenya besar hasilnya akan lebih baik.


Jenis Jenis Teknik Pengambilan Sampel Penelitian


Macam Macam Teknik Sampling dalam Penelitian
Menurut jenis atau macam macamnya, sampel penelitian dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
  1. Teknik random sampling, yaitu dengan cara mengambil sampel secara acak, tanpa memandang kategori tententu
  2. Purposive sampling, yaitu penentuan sampling dengan kriteria tertentu
  3. Insidental sampling, yaitu pegambilan sampel berdasarkan orang yang ditemui oleh peneliti secara kebetulan
  4. Sampling jenuh, yaitu pengambilan sampling dari semua populasi
Demikian artikel tentang macam macam sampel penelitian, semoga bermanfaat
< -->